Pusbangdik Perkuat Implementasi Kurikulum OBE di Poltekkes Kemenkes Jakarta III
Bekasi – Jakarta – Pusat Pengembangan Pendidikan (Pusbangdik) Poltekkes Kemenkes Jakarta III terus memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) melalui rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sepanjang Februari 2026. Salah satu kegiatan utama dilaksanakan pada 3–5 Februari 2026, yang diikuti oleh ketua program studi, ketua dan sekretaris jurusan, serta tim pengembang kurikulum.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kurikulum OBE yang telah disusun dapat diimplementasikan secara optimal, terstruktur, dan selaras dengan kebutuhan pendidikan tinggi vokasi kesehatan. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan materi dari narasumber yang kompeten di bidang kurikulum.
Hari pertama difokuskan pada penyusunan kurikulum berbasis OBE, mulai dari perumusan visi dan misi hingga penetapan tujuan program studi dan CPL. Peserta juga memperoleh masukan terkait penyusunan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) serta penyelarasan antara CPL, CPMK, metode pembelajaran, dan sistem penilaian. Pada hari kedua, pembahasan berlanjut pada konsep asesmen dalam OBE, termasuk pentingnya keterkaitan antara instrumen penilaian dengan CPMK. Setiap jurusan juga mempresentasikan kurikulum yang telah disusun untuk mendapatkan masukan dan penyempurnaan. Hari ketiga difokuskan pada aspek regulasi dan penjaminan mutu kurikulum, termasuk pemahaman terkait dasar hukum pengembangan kurikulum, sumber perumusan CPL, serta pentingnya analisis kebutuhan internal dan eksternal agar kurikulum relevan dengan dunia kerja.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Pusbangdik juga menyelenggarakan pendampingan finalisasi kurikulum pada 12–13 Februari 2026 yang secara khusus difokuskan pada Jurusan Keperawatan dan Program Studi Promosi Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keselarasan dan konsistensi antara profil lulusan, CPL, CPMK, serta sistem penilaian yang digunakan. Dalam pendampingan ini, peserta melakukan review mendalam terhadap profil lulusan agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan jenjang kompetensi. Selain itu, dilakukan finalisasi CPL untuk menghindari tumpang tindih, penyempurnaan rumusan CPMK agar lebih terukur, serta penyesuaian rubrik penilaian agar lebih operasional dan selaras dengan prinsip asesmen OBE.
Pendampingan dilakukan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, serta koreksi langsung oleh narasumber, sehingga setiap program studi dapat menyempurnakan dokumen kurikulum secara lebih komprehensif dan aplikatif. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh program studi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Jakarta III mampu menghasilkan kurikulum OBE yang matang, selaras, dan siap diimplementasikan secara menyeluruh. Pusbangdik terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kurikulum dan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan layanan kesehatan.